Ejakulasi dini akibat sering masturbasi?

Pertanyaan:

Assalamu’alaykum Dokter…

Bagaimana mengobati ejakulasi dini, afwan sebelumnya, dulu ana terjatuh dalam kekeliruan yakni sering masturbasi, sampai kadang terlalu sering sehingga ana merasa mulai terkena ejakulasi dini (terlalu cepat, ketika masturbasi 1 menit sudah ejakulasi), alhamdulillah kini sedang taubat dan sudah tidak melakukan perbuatan buruk itu lagi, bagaimana kiat-kiat utk sembuh dari ejakulasi dini tersebut pak dokter? apa kiat-kiat yg bisa ana lakukan ?, jazakallahu khoiran sebelumnya…

Jawaban:

Alhamdulillah, Allah telah memberikan taufik bertaubat kepada anda dan semoga Allah terus memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita

Sebenarnya para ahli belum menemukan kaitan yang pasti antara sering masturbasi dengan ejakulasi dini. Apakah ia penyebab utama atau tidak, ada ahli yang berpendapa bahwa ejakulasi dini karena masturbasi akibat pengaruh psikologis dan perasaan bersalah.

Akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana anda bisa mengobati ejakulasi dini yang sekarang anda hadapi. semoga anda diberi kesabaran dan diberikan pahala yang tidak terhitung atas kesabaran anda.

Perlu diketahu sebabnya secara umum ada dua:

1.sebab psikologis

2.sebab patologis (karena ada penyakit)

 

Sebab psikologis bisa berupa depresi, kecemasan dan kekhawatiran, inilah kebanyakan sebab ejakulasi dini. Misalnya sedang menghadapi suatu masalah yang berat. Atau bisa jadi mengalami trauma, artinya sudah takut duluan sebelum melakukan senggama, takut tidak bisa memuaskan istri atau takut istri merasa kesakitan dan lain sebagainya. Untuk penyebab psikologis anda bisa berkonsultasi dengan psikolog atau jika ada androlog (ilmuan ahli seksualitas laki-laki) di daerah anda. Anda bisa berkonsultasi dan melakukan konseling. Karena untuk hal ini perlu dilakukan komunisasi langsung dua arah dan dilakukan secara berkala serta intensif.

Adapun sebab patologis, penyebabnya bisa penyakit diabetes mellitus, ganguan peredaran darah dan gangguan saraf. Jika sebabnya patologis, maka penyakit yang mendasari harus disembuhkan terlebih dahulu. Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter. Saran kami lebih baik anda konsultasi ke androlog jika memang ada di daerah anda. Anda akan mendapatkan terapi dan tips bagaimana mengatasi ejakulasi dini.

Untuk terapinya secara umum ada dua:

1.terapi medikamentosa (dengan obat)

Ada beberapa obat medis yang bisa menunda ejakulasi, dengan panduan, indikasi dan resep dari dokter yang etapt, maka terapi dengan obat tidak membahayakan karena dosis dan indikasi sudah ditentukan. Adapun dengan obat-obat herbal dan obat-obat yang dijual bebas, maka kami belum bisa memastikan dengan pasti bagaimana khasiat dan efek sampignya. Kecuali jika ada peneltian ilmiahnya, tidak sekedar berdasarkan testimoni beberapa orang saja.

2.terapi non-medikamentosa (tanpa obat)

Sebenarnya kami ingin menyampaikan beberapa terapi dengan detail, akan tetapi mengingat artikel dikonsumsi oleh umum. Maka kami sekedar sebutkan beberapa saja. Selebihnya silahkan anda berkonsultasi kepada dokter/androlog. Berikut beberapa tips:

1.menekan batang penis
ketika akan keluar, tekan sebentar sampai agak mereda, kemudian lanjutkan lagi

2. tidak mefokuskan pikiran dengan mengalihkan pikiran
jangan terlalu bernafsu, contoh cara mengalihkan pikiran dengan menghitung mundur kelipatan tujuh ketika berhubugan.

3. memakai Kondom Tebal
Akan mengurangi sensitivitas penis 

4. senam Kegel

Yaitu latihan otot dasar panggul Puboccoccygeus (PC) atau Pelvic Floor Muscle. Bisa mengontrol ejakulasi jika otot ini sudah terlatih

 

Sebenarnya masih ada cara yang lainnya. Kami sarankan anda konsultasi kepada dokter/androlog terdekat. Sebaiknya anda lakukan secara berkala dan berkonsultasi kemajuan serta perkembangan terapi. Karena tidak sedikit yang datang konsultasi ke dokter/androlog hanya sekali datang kemudian tidak melihat ada kemajuan dan menilai dokter tidak berhasil melakukan terapi.

 

Dijawab oleh: dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.kesehatanmuslim.com

 

About Author

dr. Raehanul Bahraen

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

View all posts by dr. Raehanul Bahraen »

Leave a Reply