Pemberian ASI Dalam Tinjauan Syariat dan Medis

ASI

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum. Langsung aja dokter, mau tanya mengenai ASI. Kalau di Al Qur’an ada surat yang menyebutkan, menyapihnya setelah dua tahun. Pertanyaannya., kalau dalam ilmu agama dipadukan dengan ilmu kedokteran modern, apakah ASI diberikan selama kurang lebih dua tahun tanpa makanan lainnya, atau yang umum ASIesklusif selama 6 bulan setelah itu diberikan MPASI, mohon infonya dokter.. Jazakallah khairan katsiiron.. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaratuh. (Abu Hanin)

Jawab :

Wa’alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Bapak ajukan. Semoga Allah selalu menjaga Anda dan keluarga. Termasuk nikmat Allah yang diberikan untuk bayi adalah air susu ibu (ASI). ASI merupakan makanan bayi utama dan alami yang paling bermanfaat. ASI dengan komposisi yang unik dan lengkap diciptakan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi.

Di dalam Al Qur’an, memang ada ayat yang menjelaskan tentang pemberian ASI. Allah Ta’ala berfirman,

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ

Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan’ (Al Baqarah :233).

Para ulama tafsir menjelaskan, lafad  (وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنّ…َ) bentuknya  adalah khobar (kalimat berita), namun bermakna perintah.

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

هذا إرشاد من الله تعالى للوالدات: أن يرضعن أولادهن كمال الرضاعة، وهي سنتان

“ Ini merupakan petunjuk dari Allah Ta’ala kepada para ibu agar mereka menyusui anak-anaknya dengan pemberian ASI yang sempurna selama dua tahun” (Tafsir Ibnu Katsir)

Dapat kita simpulkan, penjelasan dalam syariat tentang pemberian ASI yang sempurna adalah selama dua tahun. Namun, bukan berarti cukup diberikan ASI saja selama dua tahun tanpa tambahan makanan yang lainnya.

Adapun dalam tinjauan medis, pemberian ASI juga selama dua tahun. Selama 6 bulan pertama, ASI diberikan secara eksklusif. Artinya sampai usia 6 bulan, bayi hanya mendapatkan ASI saja tanpa makanan tambahan yang lainnya. Setelah usia 6 bulan, baru mulai ditambahkan makanan pendamping ASI (MP-ASI). Namun demikian, ASI tetap menjadi yang utama. Pemberian jenis makanan MP-ASI disesuaikan dengan usia dan perkembangan bayi. Manfaat pemeberian ASI eksklusif antara lain :

(1). Mengandung zat-zat gizi yang berkualitas tinggi berguna untuk kecerdasan dan   pertumbuhan.

(2). Mengandung zat kekebalan, melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi

(3). Menghisap ASI membantu pertumbuhan gigi, langit-langit, dan rahang bayi.

(4). Menghindarkan bayi dari alergi dan diare.

(5). Mempererat hubungan kasih sayang ibu- bayi.

(6). Dapat menjarangkan kehamilan.

(7). Menghindarkan ibu dari kemungkinan kanker payudara.

(8). Mencegah kegemukan pada bayi.

Semoga bermanfaat.

 

Dijawab oleh : dr. Adika Mianoki

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

About Author

dr. Adika Mianoki

Alumni Ma'had Al 'Ilmi, lulusan FK UGM, saat ini sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis di FK UGM-RSUP Sardjito.

View all posts by dr. Adika Mianoki »

Leave a Reply