Alasan Medis Mengapa Habbatussauda Mengobati Segala Macam penyakit

habbatussauda thibbun nabawi

Mengkomsumsi habbatus sauda yang sudah diteliti secara kedokteran dan ditulis dijurnal-jurnal ilmiah kedokteran bahwasanya habbatus sauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ هَذِهِ الحَبَّةَ السَّوْدَاءَ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ، إِلَّا مِنَ السَّام

”Sesunggunya pada habbatussauda’ terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian” [Muttafaqun ‘alaihi HR. Bukhori no. 5687, Muslim no. 2215]

Jika daya tahan tubuh kuat dan tinggi, maka secara kedokteran semua penyakit ada kemungkinan sembuh. bahkan kankerpun bisa sembuh dengan daya tahan tubuh yang baik. sel kanker bisa dideteksi dan dihancurkan oleh sel-sel imunitas. akan tetapi banyak faktor yang mempengaruhi kesembuhan seseorang tidak hanya imunitas saja. dan juga habbatussauda juga perlu penelitian dan pengalaman thabib agar bisa menjadi obat karena dalam hadits ini masih bahannya saja. tidak bisa hanya diminum 2 kapsul 3 x sehari saja tanpa ada bimbingan dan arahan thabib.

 

Ulama dan dokter muslim yang terkenal Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah rahimahullahu dalam kitab tibbun nabawi menjelaskan tentang habbatus sauda:

وَهِيَ كَثِيرَةُ الْمَنَافِعِ جِدًّا، وَقَوْلُهُ: «شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ» ، مِثْلُ قَوْلِهِ تعالى: تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّها «2» أي: كلّ شيء يقبل التَّدْمِيرَ وَنَظَائِرَهُ، وَهِيَ نَافِعَةٌ مِنْ جَمِيعِ الْأَمْرَاضِ الْبَارِدَةِ، وَتَدْخُلُ فِي الْأَمْرَاضِ الْحَارَّةِ الْيَابِسَةِ

“Habbatus sauda memiliki sangat banyak manfaat, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “obat untuk segala macam penyakit”, sebagaimana firman Allah, “Menghancurkan segala sesuatu dengan perintahan Rabb-nya”. Yaitu segala sesuatu yang bisa hancur dan semisalnya. Dan habbatus sauda bermanfaat menyembuhkan segala macam penyakit yang bersifat dingin dan penyakit yang bersifat panas dan kering.” [Tibbun Nabawi hal 287, maktabah Ats-Tsaqofiy, Koiro, Tahqiq Dr. Hamid Muhammad Ath-Thohir]

About Author

dr. Raehanul Bahraen

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

View all posts by dr. Raehanul Bahraen »

One Comment

  1. Wildan Abu Raghib says:

    Minta ijin copy artikelnya dok… Nanti saya akan tulis sumbernya

Leave a Reply