Amandel Membesar Pengaruhi Kecerdasan Anak?

Tanya :

Anak saya mengalami pembesaran amandel. Semenjak amandelnya sakit, anak saya mengalami penurunan prestasi di sekolah yang cukup signifikan. Saya pernah mendengar bahwasanya amandel yang membesar akan menyebabkan anak menjadi bodoh. Apakah hal ini benar atau hanya mitos saja? Mohon penjelasannya, karena saya sangat risau dengan kondisi anak saya ini. Terima kasih.

Jawab :

Amandel yang membesar dan meradang memang bisa mempengaruhi kecerdasan anak secara tidak langsung. Amandel yang membesar menjadi tempat yang baik bagi kuman (bakteri atau virus) untuk berkembang biak. Akibatnya, anak yang menderita radang amandel lebih sering terserang batuk, pilek, influenza, dan radang tenggorokan. Jika anak sering mengalami gangguan seperti itu, tentu daya tahan tubuhnya makin lemah, nafsu makan berkurang, dan tumbuh kembangnya terhambat. Oleh karena itu, tidak jarang anak yang mengalami radang amandel akan mengalami penurunan kecerdasan. Hal yang lebih parah jika tenggorokan tertutup sebagian atau seluruhnya, karena akan menghambat asupan oksigen ke dalam tubuh. Kekurangan oksigen berarti anak kesulitan bernafas dan akibat lebih lanjutnya dapat menghambat perkembangan otaknya. Selain itu, karena saluran nafasnya tertutup, anak akan punya kebiasaan tidur pada malam hari dengan mulut terbuka dan mendengkur (ngorok). Akibat lebih jauhnya, anak akan mengantuk pada siang hari (biasanya saat mengikuti pelajaran di sekolah) karena kurang tidur pada malam harinya. Jika hal ini dibiarkan berlanjut, anak akan sering tertidur di kelas pada saat pelajaran dan tentunya akan mengganggu proses belajarnya di sekolah. Saya sarankan untuk segera memeriksakan anak ibu ke dokter supaya mendapat penanganan yang tepat, sehingga tidak berlarut-larut mengganggu belajar dan prestasinya.

Dijawab oleh : dr. Avie Andriyani

Bagi yang mau berkonsultasi kesehatan gratis, bisa kirim pertanyaan di sini.

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

About Author

dr. Avie Andriyani

Alumni Fakultas Kedokteran UGM. Saat ini aktif menulis berbagai artikel kesehatan. Di antara tulisan yang sudah dibukukan adalah buku Panduan Kesehatan Wanita

View all posts by dr. Avie Andriyani »

Leave a Reply