Apa Itu Polisitemia Vera ?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Polisitemia Vera (PV) berasal dari bahasa Yunani poly (banyak), cyt (sel), dan hemia (darah).  Definisinya yaitu suatu penyakit kelainan pada sistem mieloproliferatif di mana terjadi klon abnormal pada hemopoetik sel induk (hematopoetic stem cells) dengan peningkatan sensitivitas pada growth factors yang berbeda untuk terjadinya maturasi yang berakibat terjadi peningkatan banyak sel. Jadi, pada kelainan ini terjadi kelebihan komponen darah. Polisitemia vera atau polisitemia rubra diistilahkan juga dengan polisitemia splenomegalik, eritrositosis megalosplenik (Senator), penyakit Vaquez’s, penyakit Osler’s, polisitemia mielopati (Weber), dan polisitemia kriptogenik.

Polisitemia Vera biasanya mengenai pasien berumur 40-60 tahun, rasio perbandingan antara pria dan wanita 2:1. Dilaporkan kejadian PV adalah 2,3 per 100.000 populasi dalam setahun. Keseriusan penyakit ini ditegaskan bahwa faktanya survival median pasien sesudah terdiagnosis tanpa diobati 1,5-3 tahun sedankan yang dengan pengobatan lebih dari 10 tahun.

Apa penyebab polisitemia vera ?

Polisitemia vera disebabkan oleh adanya mutasi genetik dalam sel sumsum tulang, sehingga mempengaruhi protein yang berperan pada produksi sel – sel darah. Risiko polisitemia vera dapat meningkat dengan adanya faktor bertambahnya usia, jenis kelamin laki-laki dan memiliki riwayat keluarga polisitemia vera.

Bagaimana gejala polisitemia vera ?

Pada tahap awal, polisitemia vera biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, seiring dengan berkembangnya penyakit, mungkin muncul gejala seperti :

– Sakit kepala

– Pusing

– Gatal – gatal (terutama setelah mandi air hangat)

– Kemerahan pada kulit

– Sesak nafas (terutama ketika sedang berbaring)

– Mati rasa, kesemutan atau terasa seperti terbakar pada tangan, kaki, lengan

– Kembung pada perut bagian sebelah kiri (karena pembesaran limpa)

– Kelelahan

Siapa yang berisiko terkena polisitemia vera?

Startifikasi faktor risiko polsitemia vera adalah sebagai berikut :

Kategori Faktor Risiko Faktor Risiko
Risiko rendah Umur<60 tahun, tidak ada riwayat thrombosis, jumlah trombosit <150
Risiko sedang Umur<60 tahun, tidak ada riwayat thrombosis, jumlah trombosit>150 atau ada risiko kardiovaskular
Risiko tinggi Umur>60 tahun atau ada riwayat kardiovaskular

 

Bagaiman cara mendiagnosis polisitemia vera ?

Pemeriksaan laboratorium yang meliputi pemeriksaan hematologi dan eritropoetin paling sering digunakan dokter untuk mendiagnosis polisitemia vera. Jika diperlukan, mungkin dokter juga akan merekomendasikan aspirasi sumsum tulang atau biopsi.

Bagaimana pengobatan polisitemia vera ?

Polisitemia vera adalah penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi jumlah sel darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Pengobatan atau perawatan yang mungkin dilakukan antara lain :

–  Mengambil darah keluar dari pembuluh darah (flebotomi)

– Pemberian obat – obatan untuk mengurangi sel-sel darah, mengurangi risiko penggumpalan darah dan mengurangi gejala.

Apa saja komplikasi polisitemia vera ?

Komplikasi yang mungkin dapat ditimbulkan, yaitu :

– Pengentalan darah yang dapat menyebabkan stroke, serangan jantung dan emboli paru

– Pembesaran limpa

– Gangguan pada kulit

– Sel darah merah yang berlebih dapat menyebabkan luka terbuka pada lapisan dalam perut, tukak lambung dan gout

Demikian penjelasan tentang penyakit polisitemia vera. Semoga pemaparan yang singkat ini bermanfaat.

*****

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter. Add PIN BB  Kesehatan Muslim: 32356208

Ingin pahala melimpah? Mari berbagi untuk donasi kegiatan Kesehatan Muslim. Info : klik di sini.

Share.

About Author

Alumni Ma'had Al 'Ilmi, lulusan Fakultas Kedokteran UGM, saat ini sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis Neurologi di FK UGM-RSUP Sardjito.

Leave A Reply