Apa saja persiapan menjelang kateterisasi jantung?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Assalamualaikum dokter,

Dokter, sebagai pasien menyongsong suatu tindakan yang akan dilakukan kepada kita itu sangat mendebarkan, apalagi suatu prosedurr tindakan yang berhubungan dengan pembedahan dokter. untuk mengurangi rasa penasaran dan menurunkan debaran jantung agar lebih siap sebetulnya apa saja persiapan untuk tindakan kateterisasi jantung itu dok?

terimakasih atas jawaban yang diberikan. semoga kita dijauhkan dari penyakit-penyakit yang memberatkan. amien.

 

Jawaban :

waalaikum salam warahmatullohi wabarakatuhu.

Terimakasih atas pertanyaan yang diajukan.

untuk persiapan kateterisasi ada berbagai hal yang perlu untuk dipersiapkan, persiapan paling penting adalah persiapan mental, dengan kita menyiapkan metal maka akan timbul keberanian dan kesiapan untuk menjalani segala macam bentuk tindakan[1].

Secara khusus persiapan kateterisasi jantung sendiri ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu dokter akan memastikan bahwa kita memang layak mendapatkan penanganan kateterisasi jantung[2,3,] kemudian akan dilakukan beberapa pemeriksaan tambahan untuk persiapan diantaranya adalah pemeriksaan rekam jantung atau EKG, kemudian pemeriksaan darah dan fungsi ginjal, kenapa dilakukan pemeriksaan darah dan fungsi ginjal? hal ini ditujukan untuk melihat apakah ada tanda dan gejala infeksi atau tidak, dan bagaimana fungsi ginjalnya, seperti kita tahu bahwa pemeriksaan kateterisasi akan menggunakan zat kontras, maka jika fungsi ginjal kurang baik dapat berakibat semakin memburuknya fungsi atau kerja ginjal[4]. Sehingga perlu dilakukan persiapan persiapan khusus jika memang ada fungsi ginjal yang buruk. dokter juga akan menjelaskan bagaimana tatacara dan prosedur kateterisasi itu dilaksanakan, prosesnya seperti apa, efek samping dan komplikasi dan penyakit dan tindakan itu seperti apa dan lain-lainnya. kemudian dokter juga akan meminta persetujuan tindakan yakni semacam bukti legal bahwa kita telah menyetujui tindakan yang akan dilakukan kepada kita, efek samping, komplikasi dan lain-lain sehingga ketika tindakan dikerjakan sudah ada payung hukum yang jelas sebagai dasar dokter melakukan tindakan.

Beberapa pasien mungkin merasa cemas dan tidak nyaman dalam menghadapi tindakan kateterisasi, untuk itu sebelum tindakan atau menjelang tindakan tersebut jika dibutuhkan dokter akan memberikan semacam obat penenang agar pasien tidak merasa cemas.

Kemudian setelah itu akan dibawa ke ruangan khusus yang disebut cath. lab. disanalah tindakan kateterisasi dilaksanakan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat bagimu. Dan minta tolonglah pada Allah dan janganlah malas. Apabila kamu tertimpa sesuatu, janganlah kamu berkata: ‘Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini atau begitu’, tetapi katakanlah: ‘Qodarollahu wa maa sya’a fa’al’ (Ini telah ditakdirkan oleh Allah dan Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya) karena ucapan’seandainya’ akan membuka (pintu) setan.” (HR. Muslim)

Sekiranya hasil yang diperoleh adalah kondisi yang tidak menenangkan, atau terdapat penyempitan atau penyakit di jantung., maka saat itulah kesabaran dibutuhkan

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ [٦٤:١١]

Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (At-Taghaabun: 11)

 

Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.

wassalamualaikum warahmatullohi wabarakatuhu.

 

Referensi
1. Hafid, A. & Kartika, I. Serangan Jantung; Tea Time Bersama dr Hafid & dr Ika. Vol. 1 (Q Stuffs, 2017).
2. Kern, M. J. et al. The Cardiac Catheterization Handbook. Vol. V (Saunders Elsevier, 2013).
3. Arnous, S. et al. Textbook of Cardiovascular Intervention. Vol. 1 (Springer London Heidelberg New York Dordrecht, 2014).
4. Angelini, P. et al. Grossman & Baim’s Cardiac Catheterization, Angiography, and Intervention. Eight Edition. Vol. 8 (Lippincott Williams & Wilkins, 2014).

Share.

About Author

Dokter Hafid merupakan dokter lulusan Universitas Gadjah Mada, saat ini bertugas di jogjakarta. Selain aktif di kesehatanmuslim.com, beliau juga membina kesehatan di konsultasisyariah.com

Leave A Reply