Asam Folat: Sejauh Mana Pentingnya bagi Ibu Hamil

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Tahukah Anda akan pentingnya nutrisi bernama asam folat?

Sejauh apakah peran asam folat bagi pertumbuhan dan perkembangan janin?

Bagaimana jika seseorang ibu hamil mengalami kekurangan asam folat dalam tubuhnya?

Apa saja sayuran dan buah yang memiliki kandungan tinggi asam folat?
Pertanyaan diatas akan Anda temukan jawabannya (singkat) melalui penjelasan dibawah ini. Berikut uraiannya..

Asam folat merupakan salah satu bentuk dari vitamin B yang berperan penting dalam proses pembentukan DNA dan sel darah merah. Karena begitu pentingnya peran asam folat ini, sehingga para dokter akan menyarankan bagi ibu hamil dan ibu yang menginginkan kehamilan (program hamil) untuk meningkatkan asupan asam folat sebagai upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi dalam rangka mempersiapkan kehamilan dan nutrisi bagi pertumbuhan janin serta sebagai bentuk pencegahan terhadap kelainan-kelainan yang dapat muncul akibat rendahnya kadar asam folat dalam darah.

Disamping tak kalah pentingnya asupan nutrisi lain (zat besi, zinc, vitamin B kompleks, DHA, AA) untuk kehamilan yang juga turut berperan penting dalam pertumbuhan janin.

Asam folat sangat bermanfaat dalam pencegahan cacat bawaan, mencegah neural tube defect (NTD) pada janin sampai 70%. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ibu yang mendapatkan suplemen asam folat yang cukup akan menghasilkan peningkatan berat badan dan skor kebugaran bayi baru lahir (skor APGAR). Sebaliknya, ibu hamil dengan kadar asam folat yang rendah dalam darah berisiko melahirkan berat bayi lahir rendah (BBLR) dan kemungkinan lahir prematur lebih tinggi.

Salah satu indikator untuk melihat dampak dari kurangnya asam folat pada janin adalah dengan melihat besarnya lingkar kepala bayi baru lahir (pertumbuhan otak janin). Hal ini dikarenakan terdapat korelasi antara ukuran lingkar kepala dan besar otak yang tersimpan di dalamnya.

Kekurangan asam folat dalam kehamilan akan menyebabkan gangguan pematangan inti sel darah merah (eritrosit), sehingga muncul sel darah merah dengan bentuk dan ukuran abnormal yang disebut sebagai anemia megaloblastik, gangguan metabolisme asam folat akan menyebabkan gangguan replikasi DNA dan proses pembelahan sel, dan ini akan mempengarui kerja seluruh sel tubuh, termasuk dalam metabolisme besi.

Untuk mencegah kejadian diatas, kita dapat meningkatkan asupan asam folat kita melalui makanan. Berikut sayur yang memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi, antara lain: bayam, brokoli, asparagus, seledri, dan selada.

Adapun golongan buah, berikut beberapa diantaranya: pisang, jeruk, tomat, dan alpukat.
Demikian uraian singkat mengenai pentingnya asam folat, semoga bermanfaat.

Share.

Leave A Reply