Bagaimana Kanker Muncul dan Tumbuh?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

​Alhamdulillah, wash shalatu wassalamu ‘ala rasulillah.

Bagaimanakah kanker muncul dan tumbuh? Inilah sebuah pertanyaan yang mungkin banyak terbesit di benak masyarakat. Sebenarnya memahami proses munculnya kanker sangat penting sebagai modal menyaring berbagai informasi tentang kanker. Pemahaman yang benar terhadap konsep ini insyaaAllah juga akan membantu kita menghindari penyebab timbulnya kanker.

Artikel ini akan membahas bagaimana tumor muncul dan tumbuh di tubuh manusia. Istilah tumor lebih umum dari kanker. Apa bedanya? Tumor dapat bersifat jinak maupun ganas. Kanker adalah istilah untuk tumor ganas. Sel-sel kanker secara agresif dapat menyerang dan merusak jaringan sekitarnya, serta dapat menyebar ke tempat lain di tubuh manusia. Sel tumor jinak biasanya tumbuh tanpa menyebar dan tanpa merusak jaringan di sekitarnya.

Sel Kanker adalah ‘Produk Gagal’

Allah subhanahu wa ta’ala telah menciptakan tubuh manusia dengan begitu sempurna. Di antara kesempurnaannya ialah bagaimana sel-sel tubuh manusia didesain untuk mengatur dirinya sendiri. Sel tubuh manusia memiliki peran masing-masing. Dalam perjalanan hidup sel, fase yang paling kritis di antaranya ialah fase penggandaan diri dan fase “bunuh diri” (kematian sel terprogram). 

Di dalam setiap sel terdapat berbagai macam gen. Gen ibarat program atau aturan hidup setiap sel. Beberapa gen menjaga sel untuk selalu dalam kondisi normal. Perlu dicatat bahwa sel sifatnya hidup dan selalu memperbanyak diri. Kecacatan satu sel dapat berkembang menjadi sebuah ‘benda aneh’ yang merusak seluruh tubuh. Untuk mejalankan kehidupannya secara normal, ada 4 macam gen yang berperan penting, yaitu:

1) gen yang memacu pertumbuhan

2) gen yang menghambat pertumbuhan

3) gen yang mengatur perbaikan DNA yang rusak

4) gen yang mengatur ‘kematian sel terprogram’

Untuk memahami munculnya tumor, bayangkan sebuah proses fotokopi dokumen. Bayangkan hal ini: 

– Agar dokumen hasil fotokopi berguna, penggandaan dokumen dilakukan seperlunya. Tidak boleh kurang, tidak boleh lebih. Di sinilah gen pemacu dan penghambat pertumbuhan saling mengimbangi satu sama lain.

– Jika ada dokumen yang salah, harus diperbaiki. Di sinilah peran gen perbaikan DNA. Dokumen yang salah tidak boleh difotokopi. Jika dokumen salah difotokopi, jadi banyak dokumen rusak yang muncul.

– Dokumen yang habis masa berlakunya atau dokumen rusak yang tidak bisa diperbaiki perlu dimusnahkan dengan baik. Di sinilah peran gen yang mengatur kematian sel.

Semua proses di atas harus berjalan dengan baik. Gangguan proses-proses tersebut dapat memunculkan ‘sel aneh’ yang tidak terkontrol, merusak, dan tumbuh semau sendiri. Di sinilah tumor berawal. 

Jadi dapat disimpulkan bahwa tumor muncul akibat adanya gangguan pada proses-proses di atas. Gangguan tersebut pada umumnya muncul karena kerusakan pada 4 macam gen pengatur pertumbuhan sel yang telah disebutkan di atas.

Apa penyebab kerusakan gen?

Kerusakan (mutasi) gen dapat diakibatkan oleh beberapa materi yang sifatnya karsinogen, di antaranya: 

1) zat-zat kimia tertentu 

Misalnya etanol pada minuman keras, formalin, dan asap rokok tembakau.

2) radiasi sinar ultraviolet tertentu dan radiasi yang mempengaruhi ion tubuh (misalnya radiasi x-ray berulang)

Misalnya kanker kulit (melanoma) muncul dipicu oleh paparan sinar matahari dengan kondisi tertentu.

3) infeksi bakteri dan virus

Misalnya infeksi Hepatitis-B dan C dapat menimbulkan kanker hati, virus HPV dapat menimbulkan kanker serviks.

Lihat daftar materi yang dinyatakan terbukti atau dicurigai memicu tumor di m.cancer.org/cancer/cancercauses/othercarcinogens/generalinformationaboutcarcinogens/known-and-probable-human-carcinogens

Bagaimana mencegah tumor?

Dengan memperhatikan proses mucul dan tumbuhnya tumor, dapat disimpulman bahwa tumor dapat dicegah dengan:

1) Hindari atau minimalisasi zat-zat yang bersifat karsinogenik.

2) Terapkan pola hidup sehat: aktivitas fisik yang cukup, penuhi kebutuhan gizi, hindari stres berlebihan, jaga kebersihan. Penerapan pola hidup sehat menghindarkan kita dari kemungkinan kerusakan gen yang memicu kanker dan membantu tubuh untuk melawan bibit-bibit kanker.

Perlu diketahui pula bahwa ada sebagian orang yang diciptakan dengan kerentanan yang lebih tinggi terhadap suatu jenis tumor. Kerentanan yang dimaksud dapat diwariskan kepada keturunannya. Namun sekali lagi, kerentanan terhadap berbagai penyakit termasuk tumor dapat kita tekan agar tidak menjadi penyakit dengan ikhtiar yang dhahir maupun batin. Ikhtiar dhahir di antaranya dengan menerapkan pola hidup sehat sedangkan ikhtiar batin di antaranya dengan memohon kesehatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Wallahul musta’an.

Artikel kesehatanmuslim.com

Penulis: Afif AF, S.Ked

Referensi:

Mitchell, RN, Kumar, V, Abbas, AK, Fausto, N & Aster, JC 2012, Pocket Companion to Robbins and Cotran Pathologic Basis of Disease, 8th ed, Philadelphia: Elsevier Saunders.

Share.

1 Comment

  1. Pingback: Note kanker | Catatan Rahma

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.