Bagaimana Menanggulangi Batuk Pilek Karena Alergi pada Bayi?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Assalamu’alaikum dokter. Bayi saya usia 5 bulan batuk berdahak disertai pilek dg ingus bening. Didada juga terdengar suara “sengrok2”. Kmrn sudah periksa dan diagnosanya batuk alergi. Yg ingin saya tanyakan. Bagaimana caranya untuk mengurangi ktidakyamanan karena batukberdahaknya? Kmrn oleh dokter tidak diberi obat apa2. Oiya dokter ini terjadi sudah beberapa bulan. Kurang lebih 3 bulan, nanti seminggu sembuh muncul lagi. Apalagi jika kakak2nya ada yg terkena batuk. Mohon bantuannnya dokter. Jazakallahu khayran.

Jawab:

 

Wa’alaikumsalaam wa rohmatullaahi wa barokaatuh

 

Batuk berdahak disertai pilek dengan ingus bening dan adanya bunyi ‘sengrok-sengrok’ di dada karena alergi pada bayi merupakan kejadian yang menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar bagi orang tua bayi.

 

Keluhan tersebut biasanya muncul dan meningkat pada pagi hari, malam hari, keadaan yang dingin atau terpapar zat alergen yang menimbulkan reaksi alergi pada bayi seperti debu rumah, asap rokok, serpihan kulit atau bulu binatang, serbuk sari tumbuhan, makanan, zat-zat kimia yang disemprotkan, dan sebagainya. Batuk alergi ini dapat hilang secara spontan, asal alergen penyebabnya tidak ada atau dihilangkan.

Lalu bagaimana agar dapat menanggulangi keluhan tersebut? Berikut langkah-langkahnya:

  • Hindarkan bayi dari keadaan yang menimbulkan reaksi alergi pada bayi   seperti dengan cara menghangatkan udara disekitar bayi diantaranya memodifikasi ruangan tempat bayi berada dengan berbagai bantuan alat tradisional dan modern pada pagi dan malam hari, menjemur bayi pada pagi menjelang siang (sekitar jam 7-9) selama 5-15 menit, pastikan bagian kepala terutama hidung dan mulut bayi terkena sinar matahari, menjauhkan bayi dari orang lain yang sedang mengalami batuk pilek.

 

  • Menjaga kebersihan tubuh bayi, kebersihan orang-orang di sekitar bayi dan ruangan di sekitar bayi termasuk menghindarkan binatang dari bayi sehingga bayi tidak dapat terpapar zat-zat alergen yang dapat muncul dari ketiga sumber tersebut.

 

  • Berikan hanya ASI kepada bayi untuk membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas sel-sel pertahanan tubuh dalam menanggulangi reaksi alergi dalam jaringan tubuh.

 

  • Membacakan ruqyah kepada bayi dengan al Quran seperti surat al Fatihah (dapat diualang-ulang) yang kemudian ditiupkan ke wajah bayi atau doa yang diajarkan oleh Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam seperti

أَسْأَلُ اللهَ اْلعَظِیْمَ رَبَّ اْلعَرْشِ اْلعَظِیْمِ أَنْ یَشْفِیَكَ

Aku mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Pemilik ‘Arsy yang agung, agar Ia menyembuhkanmu”. Doa ini dibaca tujuh kali. (H.R An Nasa’i dalam As Sunan Al Kubra (6/258 no. 10882-10886).

 

  • Berdoa kepada Allah pada waktu-waktu yang istijabah dalam berdoa

 

  • Bertawakkal kepada Allah dalam menangani permasalahan ini

Demikian penjelasan tentang jawaban dari pertanyaan yang diajukan. Semoga Allah memberi kesembuhan.

 

Dijawab oleh dr. Henri Perwira Negara

 

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter.

Ingin pahala melimpah? Mari berbagi untuk donasi kegiatan Kesehatan Muslim. Info : klik di sini.

Share.

About Author

Alumni Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Aktif sebagai kontributor di www.kesehatanmuslim.com.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.