Hukum Shalat Orang yang Tidak Sadar

/ Oleh / Hukum Islam / No comments

Tanya :

Seorang masuk rumah sakit untuk menjalani operasi sehingga dia  tidak sadar selama dua hari. Apakah dia wajib mengqodho’ (mengganti) shalatnya ataukah tidak?

Jawab:

Dalam permasalahan orang yang tidak sadar (baik karena bius atau koma),  ulama memiliki dua pandangan:

  1. Orang yang tidak sadar dianalogikan dengan orang gila, sehingga  tidak dibebankan untuk mengqodho’ shalat.
  2. Orang yang tidak sadar dianalogikan dengan orang tidur, sehingga dia wajib mengqodho’ shalat saat dia terbangun.

Perkara ini merupakan perkara yang masyhur (terkenal) di kalangan para ulama, namun Syaikh tawaqquf (diam) dalam masalah ini.

Saya (penulis) katakan:  “Jika demikian keadaannya, maka hal tersebut menunjukkan kehati-hatian Syaikh dalam memberikan fatwa”

Dalam kesempatan yang lain, Syaikh pernah berfatwa:  “Hukumnya seperti orang yang tidur jika tidak sadarnya dalam jangka waktu yang tidak lama. Namun jika lamanya hingga lebih dari tiga hari maka gugur kewajiban mengqodho’ shalat.

Dijawab oleh  Syaikh Muhammad Mukhtar As Syinqthi rahmahullah

*****

Diambil dari kitab Jaami’u Fatawa At Thabib wal Maridh

Penerjemah : Abdiyat Sakrie, S.Ked (Dokter Muda Fakultas Kedokteran UGM)

About Author

Leave a Reply