Jangan Takut, Malas Atau Malu Untuk Shalat Ketika Dirawat Di Rumah Sakit

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Sakit/gangguan kesehatan merupakan salah satu ujian bagi kaum muslimin di dunia ini. Dalam menjalani ujian tersebut, kaum muslimin pun tetap terbebani dengan kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan oleh Allah kepada mereka. Shalat fardhu merupakan salah satu kewajiban yang tetap harus dilakukan oleh kaum muslimin sesuai kemampuan ketika ia sakit selama ia tidak mengalami gangguan kesadaran yang berat.

 

Ketika seorang muslim mengalami gangguan kesehatan dan dirawat dirumah sakit, maka ujian yang menimpanya akan bertambah yakni (salah satunya) apakah ia akan tetap melakukan shalat fardhu sebagaimana ia shalat fardhu ketika dalam kondisi sehat.

 

Dalam ujian tersebut, godaan setan akan menghinggapinya  berupa bisikan syubhat agar tidak perlu melakukan shalat fardhu karena orang sakit mendapatkan keringanan/gugur kewajiban salat fardhu kepadanya,  atau menghinggapi berupa perasaan sungkan/malu kepada pasien lainnya/anggota keluarganya untuk melakukan shalat fardhu, atau digambarkan bahwa melakukan shalat fardhu termasuk bersuci ketika sakit itu berat, ribet, dan akan membahayakan kondisi kesehatannya.

 

Dan dari hal tersebut muncullah rasa malas, malu atau takut dalam menjalankan shalat fardhu ketika ia dirawat di rumah sakit sehingga ia tidak menjalankan shalat fardhu.

 

Lalu bagaimana menghilangkan ketiga perasaan tersebut?

  1. Ketahuilah dan pahamilah serta yakini bahwa shalat fardhu termasuk bersuci merupakan kewajiban bagi setiap muslim walaupun ia sedang sakit selama ia masih sadar dan pelaksanaannya pun tidak berat. Silakan baca disini dan disini untuk lebih lengkapnya.
  2. Ketahuilah dan yakini bahwa godaan setan itu lemah sehingga lawanlah ia dengan ilmu serta berlindunglah kepada Allah dari godaan setan.

Allah ta’ala berfirman tentang godaan setan,

إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

“Sesungguhnya tipu daya (godaan) setan itu lemah.” [An-Nisa: 76]

Allah berfirman :

 وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

“Dan katakanlah : “Ya, Rabb-ku. Aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau, ya Rabb-ku, dari kedatangan mereka kepadaku”. [Al Mukminun : 97-98]

 

3. Mintalah untuk ditemani/dituntun oleh anggota keluarga, saudara atau petugas rohaniwan muslim di rumah sakit tempat dirawat dalam menjalankan shalat fardhu termasuk bersuci (wudhu atau tayammum)

4. Konsultasikan dengan dokter muslim yang memberikan layanan kesehatan tentang pengaruh pelaksanaan shalat fardhu terhadap kondisi kesehatan.

5. Berdoa kepada Allah meminta pertolongan dalam menjalankan shalat fardhu selama sakit.

 

Demikian, beberapa langkah dalam menghilangkan atau mengurangi rasa takut, malas, dan malu ketika akan melakukan shalat fardhu selam dirawat di rumah sakit sehingga kita tetap dapat melakukan shalat fardhu sesuai kemampauan kit selama dirawat di rumah sakit. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

 

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

 

Ingin pahala melimpah? Mari berbagi untuk donasi kegiatan Kesehatan Muslim. Info : klik di sini

Share.

About Author

Alumni Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Aktif sebagai kontributor di www.kesehatanmuslim.com.

Leave A Reply