Kapan Menghentikan Obat Anti Epilepsi?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Bagi pasien yang menderita penyakit epilepsi, akan mendapatkan obat rutin berupa obat anti epilepsi (OAE) yang harus diminum setiap hari. Sampai kapan obat anti epilepsi harus selalu diminum?

Pada dewasa, penghentian obat anti epilepsi (OAE) secara bertahap dapat dipertimbangkan setelah 3-5 tahun bebas kejang. OAE dapat dihentikan tanpa kekambuhan pada 60% pasien. Dalam hal penghentian OAE, maka ada dua hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu syarat umum untuk menghentikan OAE dan kemungkinan kambuhnya bangkitan/kejang setelah OAE dihentikan.

Syarat umum untuk menghentikan pemberian OAE adalah sebagai berikut :
• Setelah minimal 3 tahun bebas kejang dan gambaran EEG (electro encephalography = rekam otak) normal.
• Penghentian OAE disetujui oleh pasien dan keluarganya.
• Harus dilakukan secara bertahap, 25 % dari dosis semula setiap buan dalam jangka wajtu 3-6 bulan.
• Bila digunakan lebih dari 1 OAE, maka penghentian dimulai dari OAE yang bukan utama.

Bagi penderita epilepsi harus rutin minum OAE sesuai anjuran dokter. Pemberian OAE harus rutin, yang boleh menghentikan dan mengatur dosis hanya dokters spesialis saraf.
Semoga bermanfaat.

Sumber : Pedoman Tatalaksana Epilepsi, Perdossi 2014

Artikel www.kesehatanmuslim.com

*****
Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter.
Ingin pahala melimpah? Mari berbagi untuk donasi kegiatan Kesehatan Muslim. Info : klik di sini.

Share.

About Author

Alumni Ma'had Al 'Ilmi, lulusan Fakultas Kedokteran UGM, saat ini sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis Neurologi di FK UGM-RSUP Sardjito.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.