Memandikan Jenazah Tidak Membatalkan Wudhu

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Pertanyaan :

Apakah memandikan jenazah membatalkan wudhu?

Jawab :

Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah berkata dalam kitab beliau ‘ad-Duruusul Muhimmah li ‘ammatil Ummah’ (Pelajaran Penting bagi masyarakat umum), “Peringatan penting: Adapun memandikan jenazah, maka yang benar adalah tidak membatalkan wudhu dan inilah pendapat mayoritas ulama, karena tidak ada dalil yang menunjukan hal tersebut. Namun apabila tangan orang yang memandikan menyentuh kemaluan jenazah tanpa pelindung maka dia wajib berwudhu.“

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Memandikan jenazah tidaklah membatalkan wudhu. Demikian itu karena batalnya wudhu butuh dalil syar’i. Batalnya wudhu harus ditetapkan dengan dali syar’i, sementara tidak ada dalil yang menyatakan bahwa memandikan jenazah membatalkan wudhu. Oleh karena itu, kita wajib meneliti permasalahan pembatal wudhu. Kita tidak boleh lancang mengatakan bahwa ini membatalkan wudhu kecuali jika kita menemukan dalil yang jelas sebagai hujjah bagi kita di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Adapun hadits, “Barangsiapa memandikan jenazah maka hendaklah dia mandi, dan barangsiapa membawa jenazah hendaklah dia berwudhu,” Hadits ini dha’if. Sebaliknya, terdapat hadits shahih dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, “Tidak ada (tidak wajib) mandi bagi kalian apabila kalian memandikan jenazah orang yang meninggal dunia di antara kalian.“ Yang disunnahkan adalah mandi  bagi orang yang telah memandikan jenazah, dan mandi itu hukumnya tidak wajib. Inilah pendapat mayoritas sahabat dan orang-orang setelah mereka.

[Majmu’ Fatawa syaikh ‘Utsaimin jilid 11, pertanyaan 147. Dan Shahih Fiqhussunnah 1/627]

*****

Sumber : Al-Ajwibatun Nafi’ah Lil ‘Amiliin fil Majaalit Thibbi karya Ibrahim Ismail Ghanim (Abu Abdirrahman)

Penerjemah : dr. Supriadi

 

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter.

Ingin pahala melimpah? Mari berbagi untuk donasi kegiatan Kesehatan Muslim. Info : klik di sini

Share.

About Author

Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. Alhamdulillah di sela-sela kuliah bisa ikut belajar Bahasa Arab di Madrasah Imam Ahmad bin Hambal Semarang. Aktivitas saat ini sebagai dokter umum di RSUD Propinsi di Sumbawa Besar dan aktif menulis artikel kesehatan Islam.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.