Mengapa Tekanan Darah Tinggi Harus Diobati?

/ Oleh / Info Penyakit, Tips Sehat / No comments

Tekanan darah darah tinggi merupakan keadaan dimana hasil pengukuran tekanan darah menggunakan spigmomanometer menunjukkan angka diatas 140/90 mmHg. Tekanan darah tinggi dikenal dengan istilah hipertensi. Biasa muncul sejak umur 30 tahun keatas. Penyebabnya 95% tidak diketahui sedangkan 5% oleh karena keterlibatan penyakit lain.

Pada 10-20 tahun pertama hipertensi tidak menimbulkan gejala pada tubuh. Keadaan inilah yang sering disalahpahami oleh sebagian masyarakat. Anggapan bahwa hipertensi belum dikatakan sebagai gangguan ketika belum menimbulkan gejala pada tubuh. Anggapan ini tentu anggapan yang keliru.

Tekanan darah yang tinggi akan merusak organ tubuh secara perlahan. Organ yang menjadi target hipertensi diantaranya otak, jantung, ginjal dan mata. Ketika seseorang mulai merasakan keluhan seperti sesak nafas, nyeri dada, nyeri kepala hebat atau pandangan kabur, maka kondisi demikian adalah hasil akhir dari kerusakan organ yang telah berlangsung bertahun-tahun akibat hipertensi. Oleh karena itu, sikap yang benar adalah bukan menunggu keluhan baru kemudian mengobati hipertensi, namun jika Anda mengukur tensi darah dan Anda dapati tensi darah Anda lebih dari 140/90 segeralah obati hipertensi tersebut.

Mulailah merutinkan pemeriksaan tensi darah. Terutama bagi Anda yang memiliki faktor risiko hipertensi seperti umur diatas 40 tahun, merokok, obesitas, makanan tinggi garam dan konsumsi alkohol. Jika Anda mengalami hipertensi, obatilah dengan target tensi dibawah 140/90 mmHg dan khusus bagi penderita diabetes melitus dan penyakit ginjal dengan target dibawah 130/80 mmHg. Bagi Anda yang berumur 40 tahun keatas dianjurkan pula merutinkan pemeriksaan tensi sekali sebulan atau bisa dengan memiliki alat pengukur tensi otomatis di rumah.

Perlu diketahui penanganan hipertensi bukan hanya dengan obat-obatan. Pengobatan hipertensi justru harus diawali dengan perubahan gaya hidup, meliputi penurunan berat badan, pola makan, makanan rendah garam dan aktivitas fisik (olah raga).  Jika ditemukan penyakit lain yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah segera obati pula penyebab tersebut. Semoga bermanfaat.

Penulis : Abdiyat Sakrie, S.Ked

About Author

Leave a Reply