Mengenal Beberapa Indikasi Operasi Caesar

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Mengenai indikasi operasi caesar ada beberapa perbedaan pendapat dikalangan para ahli. Kami berupaya mengumpulkannya sedikit dan tetap saja harus merujuk kepada konsultan dokter kandungan [dokter spesialis yang mengambil subspesialisasi lagi]yang ada di negara kita karena faktor resiko setiap tempat dan manusianya berbeda-beda.

 

Ini hanya gambaran awal indikasi operasi caesar. Karena keputusan operasi caesar mempertimbangkan banyak hal dan atas keputusan dari ahlinya. Indikasi tersebut bisa karena pertimbangan kondisi ibu atau  bayi.

.

>>Proses persalinan normal yang lama atau kegagalan proses persalinan normal

Misalnya persalinan sudah berlangsung selama setengah jam lebih dan tidak ada perkembangan dalam persalinan.

 

>>detak jantung janin melambat (fetal distress)

Kemungkinan bayi mengalami gangguan baik karena penyakit atau keadaan di dalam rahim yang kurang mendukung.

 

>>adanya kelelahan persalinan

Sang ibu sudah tidak kuat lagi mengedan dan kelelahan atau bahkan sempat akan pingsan

 

>>komplikasi pre-eklampsia

Pre-eklampsia atau sering juga disebut toksemia adalah suatu kondisi yang bisa dialami oleh setiap wanita hamil. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya tekanan darah yang diikuti oleh peningkatan kadar protein di dalam urine. Jadi sekedar peningkatan tekanan darah tidak melazimkan operasi caesar.

 

>>sang ibu menderita herpes

Dikhawatirkan bayi akan tertular melalui jalan lahir nanti

 

>>putusnya tali pusar

Didalam rahim tali pusar bisa putus atau lepas dari tempat sambungan dirahim.

 

>>sang bayi dalam posisi sungsang atau menyamping

Ini adalah salah satu penyulit persalinan normal lewat vagina.

 

>>kegagalan persalinan dengan induksi 

Yaitu diinduksi dengan oksitoksin. Karena rahim tidak bisa dipaksa terus berkontraksi dengan bantuan obat.

 

>>kegagalan persalinan dengan alat bantu (forcep atau vakum)

Persalinan dengan alat bantu menunjukkan bahwa ada masalah jika menempuh persalinan normal. Maka jika sudah tidak bisa lagi dengan alat bantu. Jalan terakhir adalah operasi.

 

>>bayi besar (makrosomia- berat badan lahir lebih dari 4, kg )

Biasanya pada ibu yang menderita diabetes melitus. Atau ibu yang salah pola makannya sejak hamil dengan terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat. Apalagi postur ibu kecil dan pendek dengan lingkar pinggul yang sempit.

 

>>masalah plasenta

Seperti plasenta previa yaitu ari-ari menutupi jalan lahir. Abrosio plasenta yaitu plasenta terlepas dari rahim. Atau  placenta accretta yaitu plasenta menempel terlalu dalam dan abnormal misalnya pada endometrium atau myomentrium.

 

>>sebelumnya pernah menjalani bedah caesar (masih dalam kontroversi)

Hal ini tidak mutlak. Kami berpendapat ini sekedar pertimbangan saja. Karena alasan caesar dahulunya bermacam-macam yang sekarang penyebabnya mungkin sudah hilang.

 

>>CPD atau cephalo pelvic disproportion

Yaitu proporsi panggul dan kepala bayi yang tidak pas, sehingga persalinan terhambat. Bisa karena ukuran kepala bayi yang besar misalnya hidrosepalus.

 

dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.kesehatanmuslim.com

 

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter. Add PIN BB  Kesehatan Muslim: 32356208

Ingin pahala melimpah? Mari berbagi untuk donasi kegiatan Kesehatan Muslim. Info : klik di sini.

jika ingin konsultasi gratis, silahkan kirim pertanyaan di sini

Share.

About Author

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

Leave A Reply