Mengenal Obat-Obatan Dasar (2): Antinyeri, Antialergi dan Antiradang

obat dasar geneik

Lanjutan:

3. Antinyeri kuat

Umumnya menggunakan golongan opioid (obat yang bisa membat ketagihan/ketergantungan).oleh karena itu perlu pengawasan penggunaannya dan resep dokter.

A.Tramadol

-dosisnya 3-4 x sehari dan bisa diulang setiap 4 jam

-efek samping paling mual dan muntah

B. Codein

-dosisnya 3-4 x sehari dan bisa diulang setiap 4 jam

-punya efek menekan batuk (tidak berdahak)

 

4.antinyeri kolik (antispasmodik)

Nyeri kolik ditandai dengan nyeri yang hilang muncul dan sekali muncul biasanya sangat sakit sekali. Antinyeri biasa umumnya tidak bisa meredakan nyeri kolik

A.papaverin

-dosis 3-4 x sehari

-biasanya dikombinasi dengan antinyeri biasa seperti paracetamol atau antalgin, sehingga sering didapatkan dijual dalam bentuk kombinasi dengan merk dagang seperti spasmal, spasminal

B. Hyoscine-N-butylbromide

-dosisnya 3-4 kali atau bisa diulang setiap 4 jam

-lebih kuat dari papaverin dan lebih sering digunakan

-biasanya dikombinasi juga  dengan antinyeri biasa seperti paracetamol atau antalgin, sehingga sering didapatkan dijual dalam bentuk kombinasi dengan merk dagang seperti buscopan, gitas atau scopamin

 

5.antinyeri saraf

Rasanya bercampur dengan semisal kesemutan. Biasanya timbul karena kelainan atau tekanan pada saraf

A.carbamazepine

-dosis 1-2 x sehari

-lebih murah dibandingkan yang lain tetapi kurang stabil mengontrol nyeri saraf

B.gabapentin

-dosis 2-3 x sehari

-lebih stabil mengontrol nyeri saraf tetapi harganya mahal

 

3.ANTI ALERGI

-misalnya gatal-gatal alergi, bersin-bersin dan pilek karena alergi

-secara umum aman untuk ibu hamil

Ada dua macam yaitu [1] yang membuat ngantuk (golongan I) dan tidak membuat ngantuk (golongan II)

1.yang membuat ngantuk

Digunakan jika pasien ingin beristirahat. Jangan diminum jika ingin beraktifitas misalnya mengemudikan mobil

A. CTM

-dosis 3-4 kali sehari atau setiap 4 jam

-obat yang cukup aman bagi segala usia

B. diphenhidramin

-dosis 3-4 kali sehari

-obat yang cukup banyak fungsinya. Karena memiliki efek mengantuk yang cukup kuat sehingga bisa jadi obat penenang sementara.

-Punya efek mengurangi sekresi asam lambung (pendukung obat maag)

-bisa juga menjadi obat tidur sementara jika diminum dobel dosis (lebih aman dari obat penenang)

 

2.yang tidak membuat ngantuk

A. Cetirizine

-dosis 1-2 x sehari

-cukup aman untuk segala usia

B.loratadine

-dosis 1-2 x sehari

-kurang aman untuk anak-anak
C.mebhydrolin napadisylate (merk dagang: interhistin dll)

-dosis 3-4 x sehari

-sering dikombinasikan dengan obat batuk pilek yang dosisnya juga 3-4 kali sehari

 

Catatan: untuk alergi yang kuat misalnya gatal-gatal seluruh tubuh, biasanya antialergi dikombinasi dengan obat anti radang (kortikosteroid).

 

4.OBAT ANTIRADANG (KOTIKOSTEROID)

Perlu diperhatikan bahwa obat ini pengunaannya harus dibawah pengawasan dokter. Karena efek sampingnya (masking efek) sangat banyak jika tidak terkontrol. Obat ini sering disebut obat dewa, karena banyak kegunaannya serta ampuh. Dan sering dimasukkan ke jamu-jamu atau obat herbal yang tidak terkontrol oleh pemerintah (LPOM) karena memang efek menyembuhkannya yang cepat.

A.deksamethason

-dosis 3-4 x sehari

-lebih murah tetapi tidak stabil dalam darah

B.metylprednisolon

-dosis 2-4 x sehari

-lebih mahal tetapi lebih stabil di dalam darah

C.prednison

-dosis 3-4 x sehari

-memiliki anti radang yang cukup kuat sehingga digunakan untuk penyakit kronik mengontrol radang

 

Demikianlah semoga bemanfaat, sekali lagi kami ingatkan, jangan menjadikan tulisan ini sebagai rujukan utama dalam berobat. Tulisan ini hanya sekedar informasi awal dan pengetahuan anda yang nantinya anda bisa konsultasikan kepada dokter.

Bersambung InsyaAllah…

 

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

 

penyusun:  dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.kesehatanmuslim.com

 

 

silahkan like fage Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

 

About Author

dr. Raehanul Bahraen

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

View all posts by dr. Raehanul Bahraen »

Leave a Reply