Mengenal Obat-Obatan Dasar (3): Antimual, Obat Maag dan Obat Diare

obat dasar anti diare

Lanjutan:

 

5.OBAT ANTI MUAL

A. Metoclopramide

-dosis 3-4 x sehari

-sering digunakan untuk ibu hamil

-kurang aman bagi anak-anak

B. Domperidone

-dosis 3-4 x sehari

-tidak aman untuk ibu hamil

-lebih aman bagi anak-anak

C. Ondansetron

-dosis 3-4 x sehari

-antimual kuat karena bekerja dipusat saraf sehingga digunakan untuk kasus mual muntah hebat

-lebih mahal dibanding yang lain

 

6.OBAT MAAG

Maag adalah itilah awam, intinya rasa tidak enak pada lambung umunya di ulu hati, gejalanya bisa kembung, nyeri atau terasa panas.

A.antasida (promaag, sanmaag)

-dosis 3-4 kali sehari bisa juga setiap 4 jam

-sekedar menetralkan asam lambung dan meredakan gejala ringan, sehingga tidak kuat mengatasi nyeri maag lambung kuat. Perlu tambahan obat lain

B. Ranitidin

-dosis 2 x sehari

-lebih kuat dari antasid

-ada juga yang sejenis cimetidin, tetapi obat ini punya efek samping lebih banyak dari ranitidin

C. omeprazole

-dosis 1-2 x sehari

-lebih stabil daripada ranitidin, sehingga digunakan untuk penyakit kronis seperti tukak lambung

 

 

7. OBAT DIARE

Perlu ketahui Obat diare yang beredar di masyarakat umumnya tidak menyembuhkan penyakit diare. Hanya meredakan gejala karena cara kerjanya umumnya mengeraskan tinja sehingga tidak diare lagi. Jika ingin menyembuhkan diare harus dilacak penyebabnya apakah karena infeksi, salah pencernaan atau kelainan pencernaan.

1.obat yang cara kerjanya mengeraskan tinja

A.attapulgite (merk dagang: new diatabs, diagit)

-2 tablet setelah buang air besar, maksimal 12 tablet

B. kaolin dan pectin

-dosis 1 sendok makan setelah BAB

 

2. cara kerjanya memperlambat gerakan usus

A. loperamide

-dosis3-4 x sehari

-obat ini sudah ditinggalkan penggunaannya, akan tetapi masih tersebar di masyarakat. Dan cukup berbahaya bagi anak.

 

Catatan:

mules biasanya menyertai diare sehingga ditambahkan obat anti nyeri kolik (antispsminal)

-untuk anak tidak menggunakn obat diatas, digunakan obat:

1.zinc dispersi 1 x sehari

2.probiotik seperti Lacto-B dan L-Bio

 

Demikian, semoga bemanfaat, sekali lagi kami ingatkan, jangan menjadikan tulisan ini sebagai rujukan utama dalam berobat. Tulisan ini hanya sekedar informasi awal dan pengetahuan anda yang nantinya anda bisa konsultasikan kepada dokter.

Bersambung InsyaAllah…

 

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

 

penyusun:  dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.kesehatanmuslim.com

 

 

silahkan like fage Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

 

 

About Author

dr. Raehanul Bahraen

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

View all posts by dr. Raehanul Bahraen »

Leave a Reply