Mengenal Obat-Obatan Dasar (6): Obat Gula, Obat Asam Urat Obat Penenang/Tidur

generik

Lanjutan:

 

14. OBAT GULA/DIABETES

-jenisnya bermacam-macam dengan cara kerja yang beragam juga, kami paparkan beberapa yang sering muncul

A.glibenklamid

-dosis 1-2 x sehari

-kurang stabil mengontrol gula darah, harganya murah

-terkadang  terjadi hipoglikemi (gula darah malah menurun drastis, termasuk kondisi darurat berbahaya), ini jika penggunaan tidak sesuai aturan, misalnya minum dobel dosis jika disangka belum minum obat

 

B. metformin

-dosis 3 x sehari

-bukan obat utama, tetapi penunjang obat anti gula/diabetes

 

C.glimepiride

-dosis 1 x sehari

– lebih stabil mengontrol gula, salah satunya karena dosis sekali sehari sehingga stabil di darah

 

15. OBAT ASAM URAT

A. Allupurinol

-dosis 1 x sehari (sediaan 300 mg), 3 x sehari (sediaan 100 mg)

-perlu dicatat, TIDAK BOLEH diminum pada saat fase akut (saat terjadi peradangan hebat)

-rasa nyeri yang timbul diatasi dengan antinyeri (analgetik)

 

16.OBAT TIDUR DAN PENENANG

-perlu resep dan pengawasan dokter karena bisa menimbulkan ketergantungan

-hanya membantu sementara mredakan gejala, bukan obat utama

A.diazepam

-dosis 3 x sehari

 

B.Aprazolam

-dosis 2 x 3 sehari, atau sebelum tidur

 

C.clobazam

-Dosis 2 x sehari, atau sebelum tidur

-waktu paruh (habisnya obat di darah) sesuai dengan waktu tidur sehingga lebih pas sebagai obat tidur, tidak lebih dan dan tidak kurang.

 

Demikian, semoga bemanfaat, sekali lagi kami ingatkan, jangan menjadikan tulisan ini sebagai rujukan utama dalam berobat. Tulisan ini hanya sekedar informasi awal dan pengetahuan anda yang nantinya anda bisa konsultasikan kepada dokter.

Bersambung InsyaAllah…

 

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

 

penyusun:  dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.kesehatanmuslim.com

 

 

silahkan like fage Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

 

 

About Author

dr. Raehanul Bahraen

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

View all posts by dr. Raehanul Bahraen »

Leave a Reply