Mitos-Mitos Seputar Hipertensi

Penyakit hipertensi mungkin sudah tidak asing lagi didengar, karena penyakit ini sudah mulai menjangkiti banyak orang dan kalangan. Memang pola penyakit sudah bergeser dari penyakit degeneratif (karena usia tua) menjadi penyakit pola hidup karena stres dan tuntutan kehidupan modern.

Berikut beberapa mitos dan anggapan yang salah mengenai hipertensi.

1.jika tidak ada keluhan, tidak perlu kontrol dan mengobati hipertensi

Ini keliru karena tubuh terkadang menyesuaikan diri dengan tensi yang tinggi, sehingga tidak ada keluhan walaupun tensi tinggi. Justru ini yang berbahaya karena bisa membunuh diam-diam (silent killer). Tensi yang tinggi bisa memicu stroke atau penyakit jantung yang menyebabkan kematian.

2.menghindari makan garam pasti tensi normal

Belum tentu, karena masih banak faktor lain yang mempengaruhi seperti pola hidup dan stress. Selain itu pada makanan seperti makanan siap saji, saos dan sambal disitu ada garamnya. Jadi sekedar mengurangi garam ketika memasak tidak menjamin.

3.kalau sakit tengkuk dan pusing berarti tensi sedang naik

Belum tentu juga, karena hipertensi tidak mempunyai gejala yang khas. Bisa mempengaruhi beberapa organ. Cara untuk mengetahuinya dengan pasti yaitu mengukur tensi.

4.jika tensi normal, berhenti langsung minum obat
tidak benar, karena tensi normal karena dikontrol oleh obat. Hipertensi tidak dapat disembuhkan total, hanya dapat dikendalikan dengan pola hidup saja atau ploa hidup dan obat

5.orang tua biasa tensinya naik, tidak diobati tidak apa-apa

Ini salah, karena semua hipertensi harus diobati karena jika lama-lama bisa mengakibatkan kerusakan berbagai organ.

6.hipertensi sakit keturunan

Tidak sepenuhnya benar,memang jika orang tua terkena hipertensi maka anaknya ada resiko terkena akan tetapi yang paling mempengaruhi adalah pola hidup dan pola makan. Misalnya, menjaga berat badan, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, dan menghindari rokok dapat menurunkan resiko hipertensi.

 

penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.kesehatanmuslim.com

 

silahkan like fage Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

 

About Author

dr. Raehanul Bahraen

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

View all posts by dr. Raehanul Bahraen »

Leave a Reply