Panduan Singkat Nutrisi Bayi dan Anak Hingga 2 Tahun

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dan anak muda sangat penting untuk diperhatikan. Faktor ini pada umumnya sangat berpengaruh terhadap kualitas hidupnya di masa depan.

Salah satu usaha pokok untuk mengusahakan pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi ialah dengan memberikan nutrisi yang cukup. Kecukupan nutrisi dinilai dari sisi jenis dan jumlah nutrisi.

Usia 0-6 Bulan

  • Makanan terbaik untuk bayi dari lahir hingga 6 bulan ialah air susu ibu (ASI).
  • Sangat dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif.
  • Pada tahap ini, berikan ASI semau anak, minimal 8 kali sehari.
  • Durasi menyusu yang ideal adalah 10-30 menit per kali untuk satu payudara.

Kebutuhan ASI dapat dikatakan terpenuhi jika: 1) bayi buang air kecil 6-8 kali sehari, 2) durasi menyusui 10-30 menit untuk satu payudara, dan 3) terdapat kenaikan berat yang cukup.

    Tidak perlu diberi tambahan makanan maupun minuman, termasuk air putih. Pada anak yang berusia 4 bulan atau lebih, jika anak tampak haus setelah minum ASI dan berat badan tidak bertambah sebagaimana mestinya, dapat diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). MPASI yang diberikan sebanyak 1-2 kali sehari sejumlah 2-3 sendok.

    Usia 6-9 Bulan

    • Berikan ASI semau anak.
    • Tambahkan MPASI lunak seperti pisang lumat, pepaya lumat halus, jus jambu, air tomat, dsb.
    • Jumlah MPASI:

    > usia 6 bulan : 2 × 6 sdm penuh

    > usia 7 bulan : 2-3 × 7 sdm penuh

    > usia 8 bulan : 3 × 8 sdm penuh

    Usia 9-12 Bulan

    • Berikan ASI semau anak.
    • Tambahkan MPASI yang lebih padat dan kasar seperti nasi tim dan bubur nasi.
    • Jumlah MPASI:

    > usia 9 bulan : 3 × 9 sdm penuh

    > usia 10 bulan : 3 × 10 sdm penuh

    > usia 11 bulan : 3 × 11 sdm penuh

    • Berikan dua kali makanan selingan (biskuit, kue).

    Usia 12-24 Bulan

    • Berikan ASI semau anak
    • Berikan tiga kali MPASI: setengah porsi dewasa makanan keluarga yang terdiri dari nasi, sayur, lauk, dan buah. 
    • Berikan dua kali nakanan selingan kaya gizi di antara waktu makan (biskuit, kue).
    • Perhatikan variasi makanan.

    Usia di Atas 2 Tahun

    • Berikan tiga kali MPASI: sepertiga hingga separuh porsi dewasa makanan keluarga yang terdiri dari nasi, sayur, lauk, dan buah.
    • Berikan dua kali makanan selingan kaya gizi di antara waktu makan.

    Catatan:

    Panduan di atas dibuat untuk kondisi umum anak Indonesia. Perlu dilakukan penyesuaian jumlah nutrisi pada kondisi khusus seperti: 1) anak dengan aktivitas tinggi, 2) anak sakit, 3) anak yang gagal mencapai pertambahan berat badan ideal.

    Sumber: Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit, WHO 2009 (dengan adaptasi untuk Indonesia).

    Share.

    Leave A Reply