Perkenalkan, Inilah Penyakit Difteri (bagian 1)

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Beberapa bulan terakhir, sebagian rakyat Indonesia di beberapa wilayah NKRI sedang diuji oleh Allah dengan suatu penyakit menular yang dapat  mematikan yakni penyakit difteri. Sangat penting bagi rakyat Indonesia untuk mengenal lebih dekat penyakit ini sehingga dapat menyikapinya dengan baik.

A. Apa itu Difteri?

Secara bahasa, difteri berasal dari bahasa Yunani “diphtherite” yang berarti kulit atau tersembunyi .[1] Dan secara istilah difteri merupakan suatu penyakit infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae. [2]

B. Asal usul

Penyakit difteri, termasuk bakteri penyebabnya, diciptakan oleh Allah Ta’aalaa, Rabb semesta alam. Dia berfirman,

 (2). الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا

Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak mempunyai anak, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(-Nya), dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat. -Surat Al-Furqan, Ayat 2

Penyakit difteri dan bakteri penyebabnya termasuk dalam “segala sesuatu” pada ayat tersebut.

Dan Allah pun menjelaskan tentang asal  dari bakteri penyebab penyakit difteri ini dalam surat Al Anbiya ayat 10,

وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّۗ

“dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air”

C. Bakteri Penyebab

Bakteri penyebab dari penyakit difteri adalah bakteri Corynebacterium diphteriae yang terbagi menjadi 4 jenis yaitu gravis (toksigenik/menghasilkan racun), mitis, belfanti, dan intermedius (ketiganya nontoksigenik/tidak menghasilkan racun);  Corynebacterium ulceranc dan Corynebacterium pseudotuberculosis. [3]

D. Bagaimana penyakit difteri dapat terjadi?

Simak dibagian kedua dari tulisan ini (bersambung)

 

Referensi :

[1] Patrick Guilfoile. Deadly Diseases and Epidemics: Diphtheria. 2009. hal:11

[2] ibid  hal 10

[3] Vartul Sangal. A genomic insight into evolution and virulence of Corynebacterium diphtheriae. 2016. hal 4

Share.

About Author

Alumni Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Aktif sebagai kontributor di www.kesehatanmuslim.com.

Leave A Reply