Usia Yang Tepat Untuk Memulai Menyapih Bayi?

makan haji

Pertanyaan:

Maaf dokt, mau tanya,usia berapa yang paling baik kita mulai menyapih bayi?
makasih dokt

 

jawaban:

ada ahli yang mengatakan menyapih bayi bisa pada usia 4 bulan dan ada juga yang menyatakan 6 bulan. Sebagian besar menganjurkan pada usia 6 bulan. Hal ini berdasarkan penelitian sudah siap atau tidaknya oraganpencernaan bayi untuk menerima dan mengolah makanan secara sempurna. Yaitu sudah mulai sempurnanya organ dan enzim-enzim pencernaan.

Perlu dicatat bahwa hal ini bersifat anjuran dan fleksibel, bukan suatu hal yang pasti, yaitu setelah 6 bulan baru bisa diberikan makanan selain ASI, sebelumnya tidak boleh sama sekali. Begitu juga dalam ajaran agama Islam, hal ini merupakan perkara yang lapang. Kapan mulai menyapih tergantung kemashalahatan dan kesepakatan suami-istri. Sebagaimana firman allah Ta’ala,

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا لَا تُضَارَّ وَالِدَةٌ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَهُ بِوَلَدِهِ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَلِكَ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya.” (Al-Baqarah : 233]

 

Dijawab oleh: dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.kesehatanmuslim.com

 

 

silahkan like fage Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

 

About Author

dr. Raehanul Bahraen

alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh pendidikan spesialis patologi klinik di FK UGM

View all posts by dr. Raehanul Bahraen »

Leave a Reply