Apa Persiapan Sebelum Kateterisasi Jantung?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuhu

terimakasih atas kesempatan yang diberikan dan kemudahan untuk bertanya dengan dokter.

mohon maaf dokter, ada yang ingin kami tanyakan terkait dengan persiapan kateterisasi,

sebetulnya persiapan yang harus dilakukan pasien yang akan kateterisasi itu apa saja dok? misalnya saja pada pasien dengan DM atau kencing manis itu apakah persiapannya juga sama dok? terimakasih atas penjelasannya ya dok.

 

Jawab:

Waalaikum salam warahmatullohi wabarakatuhu.

Terimakasih atas pertanyaan yang diajukan.

Ada beberapa hal yang sepatutnya kita perhatikan sebelum tindakan kateterisasi yaitu hasil pemeriksaan pemeriksaan fisik, penunjang seperti EKG dan juga pemeriksaan laboratorium terbaru [1]. Beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter sebelum tindakan  bertujuan untuk mengetahui adakah hal-hal yang dikontraindikasikan sebelum pelaksanaan kateterisasi. Informasi lain yang tidak kalah penting adalah mengenai kondisi fungsi ginjal. Informasi ini membantu dokter jantung menentukan strategi selama tindakan [2].

Akan tetapi dari sisi pasien juga perlu kita perhatikan -seperti pertanyaan tersebut-, kalau pada pasien DM bagaimana? Jadi ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan terkait dengan medikasi dan juga kondisi dasar pasien. Pada pasien dengan DM -apalagi yang sudah mengkonsumsi obat rutin- dokter akan melihat medikasi selama ini apa saja, ada obat untuk pasien dengan diabetes yang harus dihentikan 48 jam sebelum tindakan. Sementara untuk pasien diabetes yang menggunakan insulin maka penggunaannya akan disesuaikan dengan jam atau waktu tindakan kateterisasi dilakukan, karena sebelum tindakan disarankan untuk puasa selama beberapa saat [1,3].

Persiapan lain adalah mencukur bulu kemaluan atau selangkangan, karena prosedurnya mungkin akan melalui pembuluh darah pangkal paha maka sebelum tindakan dilakukan pencukuran bulu kemaluan dan di area pangkal paha.

Selain itu yang terpenting adalah penandatanganan persetujuan tindakan, pastikan bahwa segala macam prosedur dan tindakan yang akan dilakukan dipahami dengan baik sehingga jika timbul hal-hal yang tidak diinginkan, baik pasien ataupun keluarga sudah siap dan sudah mengerti efek samping dan resiko tindakan yang dilakukan.

Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.

Referensi

1. Hafid, A. & Kartika, I. Serangan Jantung; Tea Time Bersama dr Hafid & dr Ika. Vol. 1 (Q Stuffs, 2017).
2. Bhatt, D. L. et al. CARDIOVASCULAR INTERVENTION : A Companion to Braunwald’s Heart Disease. Vol. 1 (Elsevier, 2016).
3. Kern, M. J. et al. The Cardiac Catheterization Handbook. Vol. V (Saunders Elsevier, 2013).

 

Share.

About Author

Dokter Hafid merupakan dokter lulusan Universitas Gadjah Mada, saat ini bertugas di jogjakarta.
Selain aktif di kesehatanmuslim.com, beliau juga membina kesehatan di konsultasisyariah.com

Leave A Reply