Komplikasi Diabetes Mellitus

Tanya :

Assalamu’alaikum. Salam sejahtera, Ayah saya menderita penyakit DM type II sejak tahun 2008, kondisi gulanya naik turun. kalau turun kadar gula sewaktu di cek terbaca low atau sampai 12, tapi kalau naik terbaca high bahkan terbaca sampai 600 lebih. Akhir-akhir ini sering merasa kesakitan di kedua kakinya dan terjadi cuma pada waktu malam saja sekitar jam 11 malam keatas dan siang hari normal tapi tidak bisa berjalan jauh lebih dari 50 meter. Tolong penjelasannya, apakah itu komplikasi atau ada penyakit yang lain ? Apa yang harus kami (keluarga) lakukan?Mohon bantuannya, terima kasih. Wassalamu’alaikum.

Hermansyah Putra

Jawab :

Penyakit gula/diabetes melitus (DM) adalah kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia (peningkatan glukosa/kadar gula dalam darah) yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya.  Jika proses dalam tubuh seimbang, maka kelebihan glukosa dalam tubuh manusia tidak akan menimbulkan penyakit. Tapi jika kadar insulin rendah, atau insulin tidak diproduksi maka ini dapat menyebabkan kadar glukosa menumpuk dalam darah atau yang lebih dikenal dengan sakit gula/DM. Penyakit DM bisa dialami siapa saja, baik yang kurus atau yang gemuk, baik yang muda atau yang tua, baik wanita atau pria.

Pada penderita DM dapat terjadi komplikasi pada semua tingkat sel dan semua tingkatan anatomik. Manifestasi komplikasi kronik dapat terjadi pada tingkat pembuluh darah kecil (mikrovaskular) berupa kelainan pada retina mata, glomerulus ginjal, saraf, dan pada otot jantung (kardiomiopati). Pada pembuluh darah besar, manifestasi komplikasi kronik DM dapat terjadi pada pembuluh darah serebral, jantung (penyakit jantung koroner), dan pembuluh darah perifer (tungkai bawah). Komplikasi lain DM dapat berupa kerentanan berlebih terhadap infeksi saluran kemih, tuberkolosis paru, dan infeksi kaki, yang kemudian dapat menjadi ulkus/gangrene diabetes.

Rasa sakit atau nyeri di kaki pada Ayah Anda bisa disebabkan karena komplikasi gangguan saraf dari penyakit DM. Komplikasi dari penyakit DM bisa dicegah asalkan gula darah bisa terkontrol dengan baik. Pengontrolan kadar gula darah meliputi :

  1. Penjagaan makanan. Penderita sebaiknya mengonsumsi makanan dengan karbohidrat rendah dan lambat menjadi gula. Perbanyak mengonsumsi buah dan sayuran terutama kubis, kacang panjang, dan paprika untuk memperbaiki fungsi pankreas. Pengaturan pola makan membutuhkan kedisiplinan. Sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi mengenai pola makan yang tepat bagi penderita DM.
  2. Olahraga yang teratur. Olahraga yang benar dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain menurunkan kadar gula darah (dengan mengurangi resistensi insulin, meningkatkan sensivitas insulin), menurunkan berat badan, mencegah kegemukan, serta mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi
  3. Minum obat secara rutin. Penggunaan obat penurun gula darah diberikan setelah dengan cara pengaturan makan dan olahraga kadar gula darah belum terkontrol.
  4. Cukup istirahat dan menghindari stress. Faktor stress juga bisa berpengaruh terhadap peningkatan kadar gula darah.

Peran dan dukungan dari keluarga sangat dibutuhkan untuk membantu dan mengingatkan penderita DM agar bisa mengelola penyakitnya dengan baik. Jika kada gula darah dapat  terkontrol dengan baik, insyaAllah tidak akan terjadi komplikasi penyakit DM. Semoga bermanfaat.

Silahkan like page Majalah Kesehehatan Muslim dan follow twitter

About Author

dr. Adika Mianoki

Alumni Ma'had Al 'Ilmi, lulusan Fakultas Kedokteran UGM, saat ini sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis Neurologi di FK UGM-RSUP Sardjito.

View all posts by dr. Adika Mianoki »

Leave a Reply